Berita & Artikel
2011-05-18 15:07 | telah dibaca 1348 kali

SMK Muh 2 Bantul Buka Jurusan TI


BANTUL (KR) - SMK Muhammadiyah 2 Bantul akan membuka jurusan Teknologi Informasi (TI), sebagai upaya untuk memberi kesempatan siswa agar mampu menembus pasar kerja di era global ini. Tidak bisa dihindari, penguasaan teknologi (komputer) merupakan suatu kebutuhan. "Jurusan TI akan diarahkan pada program rekayasa perangkat lunak," kata Drs Bambang Sutarto, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bantul kepada KR di ruang kerjanya, Kamis (11/3).

Dikatakan, SMK Muhammadiyah 2 Bantul baru mempunyai 2 jurusan, masing-masing jurusan administrasi perkantoran dan penjualan. Dua jurusan ini mempunyai prospek yang cukup luas. Setiap lulusan memiliki bekal ilmu yang siap diterapkan di dunia kerja. "Namun demikian, kami ingin setiap siswa memiliki jiwa entrepreneur. Dengan demikian, mereka siap menciptakan lapangan kerja sendiri," kata Bambang.

Menurut Bambang, guna mendukung jurusan Teknologi Informasi telah disiapkan perangkat komputer dan SDM pengajarnya. Perangkat komputer akan dibeli dengan dana bantuan Dirjen Pendidikan Menengah sebanyak Rp 140 juta. Sedangkan SDM pengajarnya direkrut dari para lulusan TI UGM dan UNY Yogyakarta. "Untuk penerimaan siswa baru yang akan datang, Insya Allah program ini sudah dibuka, " katanya. Di Kabupaten Bantul baru ada 4 SMK yang mempunyai jurasan TI. Jurusan ini banyak peminatnya, karena lulusannya memiliki prospek yang cerah untuk menembus pasar kerja.

Terkait pelaksanaan UN, menurut Bambang Sutarto, para siswa sudah siap untuk mengikuti ujian nasional. Selain para siswa mengikuti tambahan jam pelajaran maupun tryout, juga pembekalan secara mental sudah dilakukan. "Tingkat kelulusan UN tahun lalu 97 persen," tambah Bambang Sutarto, sambil menambahkan banyak lulusan SMK Muhammadiyah 2 yang bekerja di beberapa perusahaan dan toko swalayan di Yogyakarta.

Dikemukakan, para siswa selain mengikuti pelajaran teori, juga mengikuti pelajaran praktik atas kerja sama dengan pihak ketiga, perusahaan atau produsen makanan maupun susu. Bahkan, karena dinilai berhasil, banyak perusahaan yang menawari untuk kembali menjalin kerja sama. (Arf)-o


Sumber : http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=211143&actmenu=36

(admin)